Kupandangi
cermin ! yang terlihat hanya sebuah refleksi, penggambaran yang nyata
tentang keberadaanku, segala kebenaran tentang keberadaan wujudku.
Berbeda ! membuatku tertawa bila mengingat lagi kebohongan mereka
tentangku, menertawakan kebohongan dan kebodohanku yang percaya karena
rasa manis dari kebohongan.
Ada
perbedaan rasa saat mengetahui kebenaran, saat cermin menjelaskan
semuanya, saat itulah kepercayaanku pada dunia menghilang. Dunia memang
mampu berbohong tentangku dengan seluruh tipu dayanya, namun ada satu
yang selalu menjelaskan kebenaran tentangku, Betul ! hanya cermin..
Ini
untuk kalian yang benci kebohongan. Pandanglah cermin saat ingin
mengetahui pahitnya kenyataan, namun jangan memandang sesuatu yang tak
ingin kalian pandang. Pilihlah kehidupan yang bahagia bersama manisnya
kebohongan, atau menderita bersama pahitnya kejujuran. Pecahkan cermin
itu jika tetap ingin bersama kebohongan, bercerminlah dan berias diri
didepan cermin agar terlihat kebenaran yang hakiki.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar